Sabtu, 08 Oktober 2011


JURNAL BELAJAR

Nama               : Linda Tri Antika
NIM                : 209341417443
Kelas               : AA
Matakuliah      : Belajar dan Pembelajaran
Dosen              : Dr. Sri Endah Indriwati, M.Pd
Jam/ Ruang     : 03 – 04 SPA 307
Hari,  Tanggal : Senin, 15 Agustus 2011
Jurnal ke-         : 1
Konsep            : Pendahuluan


1.        INFORMASI/ KONSEP YANG DITERIMA DARI DOSEN
PENDAHULUAN
Hari ini senin 15 Agustus 2011 merupakan hari pertama masuk kuliah. Pada jam ke 3-5 terdapat matakuliah yang saya ambil , yaitu Belajar dan Pembelajaran, dan ibu Sri Endah Indriwati lah dosen pengampu matakuliah Belajar dan Pembelajaran ini. Sebelum mengajar matakuliah ini, sebenarnya kami sudah pernah diajar oleh beliaun pada matakuliah Zoologi Avertebrata pada semester II kemarin.
     Ibu Endah memberi penjelasan bahwa matakuliah ini memiliki 4 sks dan 4 Js dan beberapa informasi tentang matakuliah ini. Beliau juga mengungkit program yang dilakukan UM mengenai kegiatan pembelajaran dimana sebelumnya bekerjasama dengan SMP atau SMA yang ada di wilayah kota Malang, juga akan bekerjasama dengan SMP atau SMA di Kabupaten Malang.
     Selanjutnya, ibu Endah memberikan tebakan tentang lama Beliau mengajar. Namun,harus diberi alasan yang tepat dan logis. Saya mencoba menebak ibu Endah mulai mengajar pada tahun 1981 karena sandi yang tertera pada slide beliau adalah 813419. Kemudian Diah Ayu menebak  beliau mengajar mulai tahun 1976 berdasarkan perkiraan usia beliau yaitu  55 tahun. Rosallina dan Bulan juga memberikan pendapat bahwa ibu Endah mulai mengajar pada tahun 1981 berdasarkan NIP yang mereka lihat dalam Katalog.  Setelah itu, ibu Endah memberikan komentar bahwa beliau mulai mengajar tahun 1975 dan pada tahun 1981 diangkat menjadi dosen UM. Dengan artian bahwa semua alasan yang diberikan oleh saya dan teman-teman adalah salah. Whehehe.....

2.        EKSPLORASI KONSEP YANG DIPELAJARI
Dalam pertemuan pertama ini, Bu Endah menjelaskan mengenai nama matakuliah ini, yaitu Belajar dan Pembelajaran. Konsep yang disampaikan adalah hal-hal yang berhubungan dengan Belajar dan Pembelajaran, baik mengenai pengertian, dan hal-hal yang berhubungan dengan Belajar dan Pembelajaran itu sendiri. Informasi yang disampaikan adalah informasi secara umum dan singkat saja, dalam artian bahwa Bu Endah mengharuskan kami aktif dalam mencari informasi, sehingga saya harus mencari informasi sendiri mengenai Belajar dan Pembelajaran. Informasi yang saya dapatkan dari berbagai sumber tertera dalam Hasil Eksplorasi.

3.        HASIL EKSPLORASI
Terdapat beberapa teori yang saya baca tentang Belajar dan Pembelajaran. Di antaranya adalah:
Pengertian Belajar Cronbach (1954) berpendapat : Learning is shown by a change in behaviour as result of experience ; belajar dapat dilakukan secara baik dengan jalan mengalami. Menurut Spears : Learning is to observe, to read, to imited, to try something themselves, to listen, to follow direction, dimana pengalaman itu dapat diperoleh dengan mempergunakan panca indra.
Robert. M. Gagne dalam bukunya : The Conditioning of Learning mengemukakan bahwa : Learning is a change in human disposition or capacity, wich persists over a period time, and wich is not simply ascribable to process of growth. Belajar adalah perubahan yang terjadi dalam kemampuan manusia setelah belajar secara terus menerus, bukan hanya disebabkan oleh proses pertumbuhan saja. Gagne
berkeyakinan, bahwa belajar dipengaruhi oleh faktor dari luar diri dan faktor dalam diri dan keduanya saling berinteraksi. Dalam teori psikologi konsep belajar Gagne ini
dinamakan perpaduan antara aliran behaviorisme dan aliran instrumentalisme.
Lester.D. Crow and Alice Crow mendefinisikan : Learning is the acuquisition
of habits, knowledge and attitudes. Belajar adalah upaya untuk memperoleh kebiasaankebiasaan, pengetahuan dan sikap-sikap. Hudgins Cs. (1982) berpendapatHakekat belajar secara tradisional belajar dapat didefinisikan sebagai suatu perubahan dalam tingkah laku, yang mengakibatkan adanya pengalaman.
Dari definisi-definisi di atas dapat disimpulkan bahwa belajar adalah segenap rangkaian kegiatan atau aktivitas yang dilakukan secara sadar oleh seseorang dan mengakibatkan perubahan dalam dirinya berupa penambahan pengetahuan atau kemahiran berdasarkan alat indera dan pengalamannya. Oleh sebab itu apabila setelah belajar peserta didik tidak ada perubahan tingkah laku yang positif dalam arti tidak memiliki kecakapan baru serta wawasan pengetahuannya tidak bertambah maka dapat dikatakan bahwa belajarnya belum sempurna.
Sedangkan Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar dapat terjadi proses pemerolehan ilmu dan pengetahuan, penguasaan kemahiran dan tabiat, serta pembentukan sikap dan kepercayaan pada peserta didik.
Saya sangat setuju apabila dalam pembelajaran yang sesungguhnya juga diterapkan proses pembelajaran seperti yang dijelaskan di atas, bahwa dalam setiap pembelajaran harus ada timbal balik antara guru/ dosen dengan siswa/ mahasiswa. Dengan kata lain, dalam pembelajaran tidak hanya ada penyaluran ilmu tanpa ada timbal balik dari siswa/ mahasiswa. Seorang guru/ dosen harus memberikan kesempatan kepada siswa/ mahasiswanya untuk memberikan uneg-uneg mereka di dalam kelas. Nah, dari uneg-uneg siswa/ mahasiswa tersebut, guru/ dosen tidak langsung menjawab pertanyaan yang muncul, namun melemparkan dulu pertanyaan tersebut kepada siswa/ mahasiswa yang lain, barangkali ada yang memiliki pendapat. Tentu saja di antara siswa/ mahasiswa memiliki pendapat yang berbeda-beda. Oleh karena itu, peran guru/ dosen dalam hal ini adalah meluruskan konsep mengenai topic yang sedang didiskusikan.

4.        HUBUNGAN YANG BERKAITAN DENGAN KONSEP
Dalam konteks pendidikan , guru mengajar supaya peserta didik dapat belajar dan menguasai isi pelajaran hingga mencapai sesuatu objektif yang ditentukan (aspek kognitif), juga dapat mempengaruhi perubahan sikap (aspek afektif), serta keterampilan (aspek psikomotor) seorang peserta didik. Pengajaran memberi kesan hanya sebagai pekerjaan satu pihak, yaitu pekerjaan guru saja. Sedangkan pembelajaran juga menyiratkan adanya interaksi antara guru dengan peserta didik.

5.        MASALAH DAN SOLUSI
A.      MASALAH
1.    Bagaimana tahapan/ langkah-langkah pembelajaran yang baik dalam proses pembelajaran?
2.    Apa saja yang menjadi variabel dalam proses pembelajaran sehingga dapat menjadi tolok ukur untuk pembelajaran yang akan datang?
3.    Bagaimana pembelajaran yang seharusnya digunakan agar siswa aktif dalam proses pembelajaran?

B.       SOLUSI
1.        Langkah-langkah Pembelajaran
Gagne Dalam bukunya yang berjudul ”The Conditions of Learning” (1965), mengemukakan apa yang dinamakan dengan ”nine events of instruction” atau sembilan langkah/ peristiwa belajar. Tujuannya adalah memberikan kondisi yang sedemikian rupa sehingga proses pembelajaran dapat berjalan secara efektif dan efisien.
Menurut saya, apa yang dikemukan oleh Gagne itu akan berarti jika guru/ dosen  mampu menyediakan sesuatu (materi, sumber belajar, pengalaman belajar, aktivitas, dll.) yang memang dibutuhkan.

2.        Variabel dalam Proses Pembelajaran
Reigeluth dan Merril (1983) menguraikan tentang tiga variabel dalam proses pembelajaran. Ketiga variabel itu yaitu: (1) kondisi pembelajaran; (2) metode pembelajaran; dan (3) hasil pembelajaran. Kondisi pembelajaran di dalamnya meliputi karakteristik materi ajar, karakterisitik kendala/ hambatan, dan karakteristik siswa. Metode pembelajaran di dalamnya meliputi strategi pengorganisasian materi, strategi penyampaian materi, dan strategi pengelolaan. Jika dua variabel dan berbagai sub variabel di dalamnya diperhatikan maka hasil pembelajaran (yang menekankan proses, misalnya bagaimana siswa menemukan dan mengatasi masalah atau menekankan hasil tanpa memperhatikan proses) dapat dicapai secara efektif dan efisien.

3.        Agar Siswa Aktif
Menurut saya, agar siswa aktif, maka harus menggunakan pembelajaran aktif dengan Student Centered. Berdasarkan sumber (Technology Innovations) yang saya baca:
Belajar Aktif adalah cara pandang yang menganggap belajar sebagai kegiatan membangun makna/pengertian terhadap pengalaman dan informasi, yang dilakukan oleh si pembelajar, bukan oleh si pengajar, serta menganggap mengajar sebagai kegiatan menciptakan suasana yang mengembangkan inisiatif dan tanggung jawab belajar si pembelajar sehingga berkeinginan terus untuk belajar selama hidupnya dan tidak tergantung pada guru/orang lain bila mereka mempelajari hal-hal baru.
Pembelajaran aktif mengajak siswa didik untuk belajar lebih aktif. Ketika siswa/ mahasiswa belajar secara aktif, berarti mereka yang mendominasi aktivitas pembelajaran. Dengan ini mereka secara aktif menggunakan otak, baik untuk menemukan ide pokok dari materi kuliah, memecahkan persoalan, atau mengaplikasikan apa yang baru mereka pelajari ke dalam satu persoalan yang ada dalam kehidupan nyata.
Berarti dapat saya tarik kesimpulan bahwa dengan belajar aktif ini, siswa/ mahasiswa diajak untuk turut serta dalam semua proses pembelajaran, tidak hanya mental akan tetapi juga melibatkan fisik. Dengan cara ini biasanya siswa akan merasakan suasana yang lebih menyenangkan sehingga hasil belajar dapat dimaksimalkan. Misalnya diajak ke taman halaman sekolah untuk mengetahui populasi yang ada di taman sekolah.

6.        ELEMEN YANG MENARIK
Ada hal menarik mengenai teori belajar dan pembelajaran yang saya baca di salah satu tabloid (Penabur Jakarta No. 25 THN. VII  Edisi Maret - April 2009 hal.9 oleh Yuli Kwartolo) bahwa:
Berbicara mengenai teori pembelajaran tentu pula harus dibicarakan mengenai teori belajar. Bruner dalam Degeng (1989) mengemukakan bahwa teori pembelajaran adalah preskriptif, sedangkan teori belajar adalah deskriptif. Preskriptif artinya, tujuan teori pembelajaran adalah menetapkan metode/strategi pembelajaran yang cocok supaya memperoleh hasil optimal. Teori pembelajaran menaruh perhatian pada bagaimana seseorang mempengaruhi orang lain agar terjadi proses belajar. Dengan kata lain, teori pembelajaran berurusan dengan upaya mengontrol variabel-variabel yang spesifik dalam teori belajar agar dapat memudahkan belajar.
Sedangkan deskriptif artinya, tujuan teori belajar adalah menjelaskan proses belajar. Teori belajar menaruh perhatian pada bagaimana seseorang belajar. Dengan demikian variable kondisi pembelajaran dan variabel metode pembelajaran yang dikemukakan oleh Reigeluth dan Merril tersebut di atas sebagai givens, dan hasil pembelajaran sebagai variabel yang diamati. Untuk memudahkan pemahaman konsep di atas, perhatikan contoh berikut ini.
Teori pembelajaran (perskriptif): Agar siswa mampu memainkan perannya dalam drama (hasil) dengan baik, organisasilah isi/materi pembelajaran (kondisi) dengan menggunakan model bermain peran atau role playing (metode/strategi).
Teori belajar (deskriptif): Bila isi/materi pembelajaran (kondisi) di organisasi dengan menggunakan model bermain peran atau role playing (metode/strategi), maka dipastikan siswa mampu memainkan perannya dalam drama (hasil) dengan baik.
Selain itu, hal  yang menarik dari Belajar dan Pembelajaran adalah masih banyak guru/ dosen yang masih menggunakan kegiatan belajar dan pembelajaran yang Teacher Centered di mana terjadi pembelajaran satu arah, contohnya adalah metode ceramah. Seharusnya metode yang digunakan adalah Student Centered bahwa siswa/ mahasiswa berperan aktif dalam proses pembelajaran. Hal ini tentu bisa saya rasakan sendiri setelah 14 tahun saya belajar di bangku sekolah dasar hingga bangku kuliah.
Adapun hal yang saya sering lihat, mengenai keaktifan peserta didik di dalam kelas. Kebanyakan dari mereka tidak berani dalam mengemukakan pendapatnya. Entah karena malu atau alasan klasik lainnya, misalnya karena guru/ dosennya killer. Memang dalam pembelajaran, sikap guru/ dosen akan sangat berpengaruh terhadap keaktifan siswa/ mahasiswa. Hal ini juga saya rasakan, dan akhirnya bisa memilah-milah mana guru yang dihormati dan guru yang ditakuti. Hehehehee…

7.        REFLEKSI DIRI
Dari konsep yang diberikan oleh dosen dan konsep yang saya dapat dari sumber-sumber di atas, wawasan saya mengenai Belajar dan Pembelajaran menjadi bertambah. Ternyata masih banyak hal-hal baru yang belum saya ketahui sebelumnya. Juga banyak hal yang belum saya pahami mengenai bagimana pembelajaran yang baik bagi siswa maupun bagi guru/ pengajar. Dalam hal ini, saya harus menguasai dengan baik, karena saya adalah calon pendidik. Oleh karena itu, saya harus serius dalam menjalani matakuliah ini. Saya ingin menjadi pengajar sekaligus pendidik yang baik bagi peserta didik yang saya ajar. Saya juga ingin menjadi pendidik yang dicintai, bukan ditakuti.Amiiiin.. :)

3 komentar:

  1. saya mahasiswa dari Universitas Islam Indonesia
    Artikel yang menarik, bisa buat referensi ini ..
    terimakasih ya infonya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasiih.. Semoga bermanfaat yaa.. :)

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

Ada kesalahan di dalam gadget ini